Cara Goblok Install MapGuide WebServerExtensions untuk Apache sekaligus IIS

Nggak tahu kenapa saya ingin install MapGuide WebServerExtensions untuk Apache dan IIS sekaligus di dalam laptop saya. Mungkin karena ingin eksperimen aja atau aku emang rada sentimen ama si IIS. Mengapa nggak pilih salah satu? karena aplikasi yang ada sudah terlanjur pake IIS. Sekarang aku lagi ngompor-ngomporin untuk pake Apache, kali aja ada klien yang alergi Windows.

MapGuide WebServerExtensions ini akan diinstall di Windows XP (ingat ada si IIS). Langkah-langkah ringkasnya adalah sebagai berikut:

  1. Install MapGuide WebServerExtensions untuk Apache terlebih dahulu.
  2. Sesudah itu copy folder C:\Program Files\MapGuideOpenSource2.0\WebServerExtensions\Apache2 ke tempat lain, katakanlah drive D.
  3. Uninstall MapGuide WebServerExtensions.
  4. Install lagi MapGuide WebServerExtensions tetapi sekarang pilih untuk IIS.
  5. Copykan kembali folder D:\Apache2 (lihat langkah ke-2) ke tempat asalnya yaitu C:\Program Files\MapGuideOpenSource2.0\WebServerExtensions\Apache2.

Ok, proses tinggal satu (1) langkah lagi. Buatlah file apache-install.bat dan letakkan di C:\Program Files\MapGuideOpenSource2.0\WebServerExtensions. Isi file apache-install.bat adalah sebagai berikut:

@ECHO OFF
REM This installs and starts the apache service
cd Apache2\bin
httpd -k install -n “Apache MapGuide Web Server”
net start “Apache MapGuide Web Server”
cd ..\..
:ALL_DONE
@ECHO OFF
REM This installs and starts the apache service
cd Apache2\bin
httpd -k install -n "Apache MapGuide Web Server"
net start "Apache MapGuide Web Server"
cd ..\..

Skrip di atas akan menjalankan Apache sebagai Service. Sekarang jalankan file C:\Program Files\MapGuideOpenSource2.0\WebServerExtensions\Apache2\bin\ApacheMonitor.exe untuk meng-control Apache Service seperti start, stop, atau restart.

Sekian.

Ditulis dalam GIS. Tag: . 4 Komentar »

Certified GIS Competency

Aku belum ngeh apakah itu berarti bahwa saya juga Certified GIS Professional. Trims buat kantorku yang sudah mendanai ujian sertifikasi ini. Gara-gara lulus aku disuruh ujian sertifikasi remote sensing yang notabene fisika banget. Teman-teman doain aku lulus lagi ya…

Awas, jangan kaget kalo ada embel-embel SE di belakang namaku. Itu kesalahan administrasi. Aku memang pernah kuliah di jurusan akuntansi Universitas Brawijaya tapi drop-out saat ngerjain skripsi, gak pernah kuliah geografi atau geodesi, gak pernah belajar programming secara formal, gak pernah nglamar ke pekerjaan yang minta ijasah dan sertifikat. Tapi aku berterima kasih kepada semua orang yang telah merekrut saya dan minta maaf kalau ternyata kompetensi saya kurang bagus, semoga Allah merahmati semua bos-bosku.

Ya Allah, jadikanlah hamba orang yang mudah bersyukur, aamiin.

Ditulis dalam GIS. Tag: . 3 Komentar »

Spatial Data pada SQLite

Sebuah proyek yang sangat menarik SpatiaLite and VirtualShape telah menambahkan spatial data engine untuk SQLite database. Boleh dikatakan ini semacam PostGIS untuk SQLite.

Sebenarnya saya masih bermimpi kapan Firebird akan memiliki dukungan terhadap data spatial. Tapi sepertinya bakal akan lama. Namun, asyik juga sekarang SQLite telah didukung fitur tersebut. Ok, akhirnya ada alasan buat ngoprek SQLite.

Dalam pengembangan software GIS terkadang dibutuhkan database yang mendukung data spatial yang sifatnya mudah diadministrasi, mudah dioperasikan, mudah di-embed ke aplikasi, dan mudah di-customize. Tentu saja jawaban atas masalah ini adalah Firebird dan SQLite. Penggunaan Firebird untuk aplikasi GIS belum bisa optimal dan dia harus disandingkan dengan DBF dari shapefile. Sekarang, dengan hadirnya SQLite yang mendukung data spatial semoga akan menciptakan inovasi embedded GIS application ke level berikutnya.

Berikut adalah sekilas pengenalan fitur dari SpatiaLite:

  • Mendukung format standar WKT dan WKB.
  • Mengimplementasikan fungsi-fungsi SQL spatial seperti AsText(), GeomFromText(), Area(), PointN() dan sebagainya. Tapi belum semua fungsi-fungsi OpenGIS diimplementasikan.
  • Mendukung import dan export dari/ke shapefile.
  • Mendukung coordinate reprojection via PROJ.4 dan EPSG geodetic parameters dataset.

Sedangkan VirtualShape memungkinkan SQLite untuk membuka shapefile sebagai virtual table tanpa harus melakukan import atau konversi. Wow!

Ok, kalo nggak keburu ketabrak proyek semoga aku bisa membahas hasil risetku – ceiileee! :) – tentang SpatiaLite dan VirtualShape di lain hari. Tapi seperti biasa: “Gak janji dech!”.

Ditulis dalam GIS. 2 Komentar »

Banjir dan Pekerjaan Baru

Tanggal 2 Februari 2007, Jakarta terkena banjir yang cukup hebat. Kejadian itu tepat sehari setelah tanggal ulang tahun saya dan tepat pula saat saya keluar dari pekerjaan lama saya sebagai staf konsultan keuangan pemerintahan daerah.

Setelah bengong gak ada kerjaan tetap selama selama 4 bulan, maka saya melamar jadi programmer GIS (Geographic Information System) ke sebuah kantor konsultan GIS yang berkantor di sekitar Taman Mini. Alhamdulillah diterima, namun GIS merupakan wilayah yang benar-benar baru bagi saya. Beruntung kantor baru saya memberi kesempatan banyak untuk belajar sambil bekerja.

Ingin tahu bagaimana keadaan Jakarta saat banjir kemarin bila dilihat dari satelit:

indonesian_flood.jpg

Warna biru adalah area yang terkena banjir. Lihat keterangan lengkap “image of area” banjir Jakarta  di sini .

Salah satu hikmah bagi saya menjadi staf konsultan GIS adalah saya akan semakin memahami bagaimana sumber daya manusia dan alam Indonesia akan dikelola. Walaupun hanya sebatas gambar namun pasti akan bisa membantu untuk berikhtiar dalam rangka membangun Indonesia yang  berkesetimbangan dalam segala aspek kehidupan yang bersifat ilahiah.  Hi.. hi… serius banget eui…

Ditulis dalam GIS. 2 Komentar »