SAP sudah lama jadi perhatian saya. Setelah coba baca-baca tentang SAP, kesannya memang aplikasi ini ribet dan enterprise banget. Baru aja saya baca ada sebuah konsultan SAP (aku gak mau nyebutin namanya) memecahkan rekor mengimplementasikan SAP dalam waktu 4 bulan. Aku gak tahu apakah ini sudah termasuk training operator atau cuma instalasi doang. Tentu saja saya paham bahwa bahasa instalasi ini berbeda dengan instalasi software biasa seperti OpenOffice misalnya, karena instalasi SAP berarti arus informasi di setiap unit sistem perusahaan sedapat mungkin bisa dikendalikan melalui SAP yang bakal mendorong perubahan perilaku dan budaya perusahaan. Latar belakang saya yang akuntansi dapat pula menjadi pemicu penasaran saya terhadap SAP. Dari sisi saya sebagai tukang coding penggunaan Java sebagai bahasa pemrograman SAP sangat menarik.
Dengar-dengar juga sih kalau menjadi profesional SAP itu pendapatannya sangat menggiurkan. Tapi mengingat usia saya yang sudah 36 tahun secara statistik bisa jadi susah menjadi profesional SAP, apalagi kalau harus bersaing dengan yang sudah mapan dalam SAP. Lagi pula saya tidak berniat untuk kursus atau mendapatkan sertifikasi SAP dengan kocek sendiri, mahal bangeet reek, kecuali kalau ada yang ngasih duit. Untuk saat ini belajar SAP hanya sekedar untuk bersenang-senang sambil mengharapkan siapa tahu ada konsultan SAP yang cukup “gila” untuk merekrut saya 1 tahun lagi he..he..
Ok, sudah cukup intro-nya. Sekarang aku lanjutkan pengalaman saya saat memasang (install) “SAP NetWeaver 70 – Java and ABAP VMware Trial” yang bisa di download di sini. Anda harus registrasi dulu sebelum bisa men-download, gratis kok. Sebelum download baca pelan-pelan instruksi yang ada di halaman download. Sengaja nggak saya terjemahkan supaya hemat tempat.
File-file yang akan anda download adalah:
- SAP NetWeaver 7.0 – Java and ABAP Trial Version on Linux – VMware Edition (ada 9 file dengan total 5,13 GB)
- SUSE Linux Enterprise Server 10 SAP – VMware Edition (916.8 MB)
- VMware Player
- Rar extractor (WinRAR atau PeaZIP)
- Credentials and Password for SAP Interactive Forms by Adobe
Bila sudah ter-download semua, extract rar file “VmWare%20ABAP%20and%20Java%20Readme%20-%20zipfile.rar” . Baca file index.html dari hasil extract dan jangan lupa baca SDN Blog yang dianjurkan.
Sebelum membaca SDN Blog tersebut, coba baca dulu komentar-komentar berikut, siapa tahu berguna bila anda menghadapi masalah. Judul komentar merujuk ke nomor judul yang ada di bagian artikel SDN Blog tersebut.
Komentar: 5.2 Keyboard layout.
Di akhir SDN Blog tersebut, kita diberi tahu cara mengubah layout keyboard dari German ke US. Sebaiknya anda mengubah layout keyboard ini di awal, kecuali kalau keyboard anda keluaran Jerman. Tapi setelah saya coba, dengan logout saja tidak mengubah layout keyboard, ternyata system harus di reboot. Setelah reboot, saat masuk ke GUI akan muncul dialog box yang bilang kalau layout keyboard antara X System dengan GNOME tidak sesuai dan disuruh memilih mana yang akan dipakai. Aku memilih X System dan berhasil.
Komentar: 3.2 Start-up the Application Server.
Saya mendapat tampilan yang berbeda dengan yang ada di SDN Blog tersebut. Mungkin karena beda produk. Peringatan! Startup ini memakan waktu cukup lama, saya lupa gak menghitung waktunya.
Komentar: 3.4 Install license.
Pada saat login ke SAPGUI, user logon-nya adalah “sap*” tanpa tanda petik dan jangan lupa simbol bintangnya. Karena tidak teliti, saya beberapa kali logon dengan “sap” doang tanpa tanda bintang. He..he.. namanya juga belum biasa.
Setelah itu saya coba login sebagai developer, saya mendapatkan layar seperti berikut:
Komentar: 4.1 Java stack.
Saya mendapatkan semacam error “Dispatcher running but no server connected” atau “Application not running” pada saat pertama kali membuka http://localhost:54200. Kemudian saya mencoba lagi dan muncul error proxy not found, ini karena proxy yang di set di firefox mengarah ke proxy novell. Setelah itu saya betulkan proxy-nya. Saya belum tahu pasti apakah service ini membutuhkan koneksi Internet. Bila berhasil maka akan muncul tampilan sebagai berikut:
Bila anda telah mengetahui IP Address dari SUSE Linux, maka anda dapat mengakses website tersebut dari komputer lain.
Kalau pada waktu lain anda menjalankan SAP server lagi, bisa aja error di atas akan muncul lagi. Ini disebabkan oleh proses startup server yang belum selesai, tapi kita keburu mengaksesnya dari remote. Virtual machine ini cukup lambat di komputer saya yang berprosesor core duo 1.83 GHz dengan ram 2 Giga, jadi anda harus sabar.
Komentar: 4.2 ABAP stack.
Saya mencoba mengakses SAP server secara remote (sebenarnya pake host-nya vmware yang jalan di ms windows) dengan SAPGUI. Untuk koneksinya saya menggunakan expert mode dengan string: “conn=conn=/H/ivml2005/S/3242″.
Selesai… lumayan tegang dan bikin capek


