Ini menyambung artikel yang dibuat oleh mas Wisnu Widiarta. Di blog tersebut ada foto bersama dan saya berdiri no. 3 dari kanan. Seminar kali ini memang berbau .NET banget. Tapi no problem, soalnya menurut penampakan yang akhir-akhir ini muncul, saya bakalan pake .Net juga di masa depan buat bikin aplikasi di mobile phone.
Si Keong sang presenter tampaknya belum terbiasa pegang Delphi sesuai dengan pengakuannya bahwa dia sebenarnya orang Java (walaupun di mata saya dia kelihatan Cina banget). Dia juga tampak tergagap-gagap ketika nerangin komponen data-aware, mungkin gak terbiasa main-main dengan wizard. Yah, semoga tahun depan dia bisa lebih siap lagi.
Saat penjelasan DBX4, saya tidak merasa kaget karena sudah terbiasa menggunakan uni-directional database connection. Arsitektur baru dari DBX4 ini memudahkan programmer untuk membuat custom data driver yang rasanya bakal tidak akan saya lakukan.
BlackFish SQL, apa pula ini? Ternyata kesan pertama adalah bahwa RDBMS yang merupakan adik dari JDataStore ini berusaha untuk menarik perhatikan pengguna Firebird. Saya pengguna Firebird. Apakah saya tertarik? Jawabannya: “Nyaris tidak!”. Dia – sekali lagi – terlalu berbau .Net dan Java. Lagi pula Firebird juga bisa diakses oleh kedua platform tersebut. Kelebihan BlackFish SQL dibandingkan dengan Firebird yang saat itu bisa saya rasakan adalah dia di-support penuh oleh Code Gear RAD Studio, bisa membuat stored procedure dengan Delphi .Net, VB .Net dan Java, Incremental backup, dan ukurannya yang hanya sekitar 1,3 mb. RDBMS ini menjadi bagian dari RAD Studio.
Saat sesi yang membahas fitur Generics pada Delphi .Net cukup membuat saya lapar lagi padahal baru saja disuguhi makan siang oleh panitia. Sekilas yang saya pahami adalah fitur ini cukup menarik bagi yang ingin menggunakan suatu parameter data yang dapat diubah-ubah jenis data type-nya serta menggunakannya di dalam Interfaces.
Code Gear RAD Studio Enterprise Editon bakal menyediakan fitur UML lewat program Together Modeling yang terintegrasi. User interface-nya cukup menarik dan kesannya mudah digunakan. Fitur Audit-nya akan sangat berguna untuk melakukan testing.
Dan akhirnya yang selalu saya nanti-nantikan adalah souvenirnya. Wow, bagus banget sweaternya. Makasih banget ya buat Code Gear, jangan bosan-bosan bikin seminar kayak gini di indonesia walaupun lebih banyak nomboknya tapi anggap aja kita-kita ini (unregistered delphi programmer) sebagai investasi masa depan
Dan buat mas Wisnu Widiarta, anda memang layak mendapatkan lucky draw buffalo 80 GB karena telah menjadi registered user. Semoga tahun depan saya juga sudah bisa jadi registered user.
Go go, Delphi!