Senja di Teluk Wondama (Irian Jaya Barat)

Related story… http://findi.blogs.friendster.com/my_blog/2006/08/oleholeh_papua.html 

Subhanallah, saya sama sekali tidak menyangka dapat menjejakkan kaki di bumi Papua. Saya ke Kabupaten Teluk Wondama ( sebuah daerah pemekaran baru yang ada di tengkuk kepala burung) dalam rangka menjadi asisten instruktur pelatihan akuntansi pemerintahan. Kesan saya adalah bumi Papua benar-benar memiliki alam yang indah, orangnya ramah-ramah, lugu, dan sopan. Berikut beberapa foto perjalanan saya:

ivan_landing.JPG

Mendarat di bandara Wasior. Coba cari dimana saya :) Naik pesawat kecil di Papua seperti naik bis aja, anda harus antri, siapa cepat dapat, kemudian baru bayar di atas pesawat. Untung rombongan saya menyewa pesawat tersebut jadi tidak ikut rebutan. Orang Papua biasa melihat dan menggunakan pesawat, tapi katanya agak takjub bila melihat mobil.
ivan_papan.JPG
Memasuki distrik (kecamatan) Wasior Selatan. Di sini kita sedang singgah di tepi jalan utama kabupaten Teluk Wondama. Kabupaten ini hanya memiliki 8 km jalan beraspal kualitas rendah.

ivan_papua.JPG
Bersama dengan figur penduduk asli Papua yang cukup memprihatinkan. Semoga dengan pemekaran daerah ini, nasib mereka bisa menjadi lebih baik. Aamiin.

Ditulis dalam Personal. 7 Komentar »

7 Tanggapan ke “Senja di Teluk Wondama (Irian Jaya Barat)”

  1. Beresman Says:

    Wah.. kereeen.. Selamat dech bisa liat saudar kite orang papua…
    Ngomong2 ke papua jadi asistennya siapa tuh?
    Jangan lupa buah merahnya ya….
    Ati2 juga digigit nyamuk malaria… katanya banyak disana…

  2. Ivan Darmawan Says:

    Kitorang pi Papua sama pak Ali Djamhuri, pak Nurkholis, dan satu cewek bernama Findi (tuh ada fotonya). Kitorang tak sempat dapat buah merah, tapi kita makan ikan merah disana. Masalah malaria kitorang sudah siap-siap dengan pil kina.

  3. elton airori Says:

    Yach…ini merupakan Daerah yang jauh diufuk Timur Negeri, baru saat ini tersentuh namun terus berbenah diri..
    Orang dan Tanah Papua adalah Etnis Luar Biasa sehingga banyak bangsa yang tergila-gila akan Negeri Surga ini. Karena Ramah, Penuh Kasih dan ingin selalu Damai Sejahtera dengan sesama.

  4. dika Says:

    wah.sy baru liat nih.kunjunganya ke wasior kapan ya?buah merah disini memang agak jarang,kecuali menyebrang ke selatan(distrik wombu)foto-foto lainya mana?weh,udah nyapek ke wondiboy ya…

  5. rio albertho suabey Says:

    thanks atas pengabdian yang dilakukan di tanah kampung halaman ku aku sangat bangga atas rasa sanjung mu terhadap daerah ( wondama ) papua yang mempesona, membuat daerah ku menjadi suatu daerah yang sangat indah
    . salam hormat ku rio albertho suabey
    (stie O & G ) jayapura kotaraja dalam .

  6. DHS Says:

    Asswrwb..
    Asyik ya Mas jalan-jalan ke Papua…
    Saya pernah 2 x ke sana.. selalu tidak kurang dari 2 minggu di sana, karena masalah transportasi….
    btw, ada kawan saya alumni SMA 3 Malang juga lho, tapi cuma ampe kelas 2 katanya, lulus SMA di Bandung tahun 1991… seangkatan ama sampeyan gak tuh ya?
    Wass…

  7. ajo Says:

    sebagai anak bangsa apa yg saudara lakukan di sana harus di feedbackan kembali agar disana dapat maju,jangan hanya menjadi tempat praktikum saja okey thangks 4 U apretiation


Tinggalkan Balasan