ASP LinkButton without Underline

Ingin menggunakan LinkButton tapi tanpa underline (garis bawah)? Coba set Font-Strikeout=”False”. Contohnya sebagai berikut:

<asp:LinkButton ID="lnkHome" runat="server" PostBackUrl="~/Default.aspx"
 Font-Names="Verdana" Font-Size="Small" Font-Strikeout="False"
 ForeColor="#333333">Home</asp:LinkButton>

Sebuah artikel yang sangat kompleks bukan, he.. he.. he… Sudah lama gak posting. Mau nerusin artikel ABAP kok belum sempat, karena kena proyek kejar tayang.

Ditulis dalam ASP.NET. Tag: . Leave a Comment »

ABAP Objects vs Java: Hello World

Mungkin ada yang ingin tahu perbandingan OOP antara ABAP Objects dengan Java untuk program “Hello World”. Pada ABAP, bagian deklarasi class dipisahkan dengan bagian implementasi class (mirip Delphi).

 REPORT  z_oo_hello_world.

 *----------------------------------------------------------------------*
 *       CLASS welcome DEFINITION
 *----------------------------------------------------------------------*
 CLASS welcome1 DEFINITION CREATE PUBLIC"public class
   PUBLIC SECTION.
     CLASS-METHODS main.                  "public static void method
 ENDCLASS.

 *----------------------------------------------------------------------*
 *       CLASS welcome IMPLEMENTATION
 *----------------------------------------------------------------------*
 CLASS welcome1 IMPLEMENTATION.
   METHOD main.
     WRITE 'Hello World!'.
   ENDMETHOD.
 ENDCLASS.

 START-OF-SELECTION.  "Execute main
   welcome1=>main( ).

 *----------------------------------------------------------------------*
 *       Compare to Java
 *----------------------------------------------------------------------*
 * public class welcome1 {
 *     public static void main(String[] args) {
 *         System.out.println( "Hello World!" );
 *     }
 * }
Ditulis dalam Java, SAP. Tag: , , . Leave a Comment »

ABAP: Simple Address Book Part 2 (Database)

Setelah anda membuat Package seperti yang telah diuraikan di ABAP: Simple Address Book Part 1, sekarang saatnya membuat database dengan satu (1) tabel saja. Kalau terdiri dua tabel atau lebih maka judul artikel ini tidak mengandung kata simple lagi, hehehe.

1. Kembali ke “Repository Browser”, klik kanan Package Z_ADDRESS_BOOK, kemudian lanjutkan seperti pada gambar berikut. Jangan lupa ikuti sesuai nomor urutnya.

abok_db_00

2. Nama database tidak diperlukan karena sudah menyatu dengan Package. Masukkan nama tabel ZADDRESS sebagaimana berikut:

abok_db_01

3. Untung penanganan “Delivery and Maintenance” tiru saja seperti gambar berikut. “Delivery Class” jenis A berarti tabel ini dapat menangani transaksi (CRUD).

abok_db_02

4. Sekarang saatnya membuat “table fields”. Buatlah kolom-kolom tabel seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. “Data Element” adalah mirip dengan Domain atau nama tipe data, baik yang telah dibuat oleh SAP (predefined) atau yang kita buat sendiri. Masukkan saja nama-nama “Data Element” seperti pada contoh walaupun anda belum membuatnya. Setelah semua nama field dan “Data Element” dimasukkan, langkah selanjutnya adalah membuat “Data Element”. “Data Element” yang pertama kali kita buat adalah ZADDRESS_ID dengan cara men-dobel klik-nya.

abok_db_03

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam SAP. Tag: , . Leave a Comment »

ABAP: Simple Address Book Part 1 (Package)

Pada awalnya saya kesulitan mencari artikel sederhana tentang bagaimana membuat aplikasi sederhana dengan ABAP. Setelah mencoba sendiri membuat aplikasi sederhana dengan ABAP, ternyata membutuhkan proses yang cukup panjang daripada umumnya bila menggunakan C# atau Delphi misalnya. Kemungkinan karena saya belum terbiasa saja. Penggunaan Class dan Function Builder terlalu overkill untuk proyek sederhana, tetapi bisa jadi akan sangat membantu untuk proyek yang besar.
Ok, saya akan memberi gambaran bagaimana membuat aplikasi buku alamat sederhana dengan menggunakan ABAP Objects di SAP Netweaver (). Untuk yang belum pernah mencoba ABAP, awas, ini bukan tutorial dan saya tidak akan menjelaskan secara detil setiap setting yang dipilih. Saya mengharapkan bahwa anda bisa mendapatkan gambaran (big picture) bagaimana aplikasi ini dibuat. Silakan membaca buku ABAP Object – ABAP Programming in SAP NetWeaver (http://sap-press.com/product.cfm?account=&product=H1934) untuk pendalaman lebih lanjut.
Secara garis besar aplikasi ini dibuat melalui tiga tahap, yaitu pembuatan:
1. Package,
2. Database,
3. Program/Code.
Pada kesempatan ini saya hanya membahas Package sedang tahap-tahap berikut akan dibahas di artikel berikutnya. Package adalah wadah semua obyek-obyek yanga akan dibuat. Wadah (package) ini mirip dengan project group. Wadah ini akan menampung obyek-obyek database, class, function, atau program. Bila proyek sudah selesai maka kita cukup memindahkan package ini ke test machine dan selanjutnya ke production machine. Mari kita mulai.

Pada awalnya saya kesulitan mencari artikel tentang bagaimana membuat aplikasi sederhana dengan ABAP. Setelah mencobanya sendiri , ternyata membutuhkan proses yang cukup panjang daripada bila menggunakan misalnya C# atau Delphi, sehingga orang malas membuat tutorialnya. Penggunaan Class dan Function Builder terlalu overkill untuk proyek sederhana, tetapi bisa jadi akan sangat membantu untuk proyek yang besar.

Ok, saya akan memberi gambaran bagaimana membuat aplikasi buku alamat sederhana dengan menggunakan ABAP Objects di SAP Netweaver. Untuk yang belum pernah mencoba ABAP, awas, ini bukan tutorial dan saya tidak akan menjelaskan secara detil setiap entri yang dipilih. Saya mengharapkan bahwa anda bisa mendapatkan gambaran (big picture) tentang bagaimana aplikasi ini dibuat. Silakan membaca buku ABAP Object – ABAP Programming in SAP NetWeaver untuk pendalaman lebih lanjut.

Secara garis besar aplikasi ini dibuat melalui tiga proses, yaitu pembuatan:
1. Package,
2. Database,
3. Program/Code.

Pada kesempatan ini saya hanya membahas Package sedang tahap-tahap berikut akan dibahas di artikel lanjutannya. Package adalah wadah semua obyek-obyek yang akan dibuat. Wadah (package) ini mirip dengan project group. Package ini akan menampung obyek-obyek database, class, function, program atau report. Bila proyek sudah selesai maka kita cukup memindahkan package ini ke “test system” dan selanjutnya ke “production system”. Boleh dikatakan bahwa Package adalah bagian dari sistem logistik untuk obyek-obyek. Mari kita mulai.

1. Buka transaksi SE80. Kemudian ikuti petunjuk dalam gambar berikut sesuai nomor urutnya.

abook_pkg_0

2. Kemudian muncul Package Builder. Ikuti petunjuk dalam gambar berikut sesuai nomor urutnya. Yang di-entri harus sama dengan apa yang ditampilkan berikut pula:

abook_pkg_1

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam SAP. Tag: , . 1 Komentar »

Mencoba Web Dynpro for ABAP: Tutorial 4 – Display Bookings of Selected Flight

Berhasil mencoba ‘Web Dynpro for ABAP: Tutorial 4 – Display Bookings of Selected Flight’ dari Web Dynpro for ABAP: Tutorials for Beginners. Tutorial 4 adalah kelanjutan dari tutorial-tutorial sebelumnya. Berikut adalah semua penerbangan dari SINGAPORE menuju JAKARTA bersama penumpang yang telah BOOKING:

T4-01

Sayang, tidak ada permasalahan atau kejutan-kejutan yang berarti pada saat mengikuti tutorial 4 ini. Apa yang tertulis di tutorial 4 dapat diikuti dengan tanpa masalah, asal anda telah berhasil juga mempraktekkan tutorial-tutorial sebelumnya. Jadi ya cuma gini aja posting-an saya… hehehe.

Sampai jumpa di pengalaman saya mempraktekkan tutorial 5.

Ditulis dalam SAP. Tag: , . 2 Komentar »